Palu – Dalam rangka membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, Polresta Palu menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) selama dua hari, mulai Selasa (12/8) hingga Rabu (13/8), di halaman Mapolresta Palu. Program ini disambut antusias warga, yang cukup membawa KTP untuk bisa berbelanja bahan pokok dengan harga di bawah pasaran.
Kapolresta Palu, Kombes Pol Rony Eka Putra, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi ekonomi masyarakat, terutama menjelang peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI.
“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami ingin meringankan beban warga. Semua yang datang hanya perlu membawa KTP, lalu bisa membeli berbagai bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dari pasar,” ujar Rony.
Bahan Pokok Harga Terjangkau
Dalam GPM ini, warga bisa mendapatkan beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, dan bahan pangan lainnya. Harga yang ditawarkan berkisar 15–30 persen lebih rendah dari harga pasar. Misalnya, beras premium dijual Rp48.000 per 5 kg, minyak goreng Rp13.000 per liter, dan gula pasir Rp14.000 per kilogram.
Seluruh bahan pokok tersebut merupakan hasil kerja sama Polresta Palu dengan Bulog serta sejumlah distributor pangan lokal.

Baca juga: Polresta Palu Gelar Gerakan Pangan Murah, 10 Ton Beras Disediakan untuk Warga
Disambut Antusias Warga
Sejak pagi, ratusan warga sudah mengantre tertib di halaman Mapolresta Palu. Banyak yang datang lebih awal untuk memastikan kebagian stok.
Salah satu warga, Siti Aminah, mengaku sangat terbantu dengan kegiatan ini.
“Berasnya bagus, harganya jauh lebih murah. Terima kasih untuk Polresta Palu, ini sangat membantu kami yang penghasilannya pas-pasan,” ujarnya.
Upaya Kendalikan Inflasi Daerah
Kegiatan GPM ini juga menjadi bagian dari langkah strategis menjaga stabilitas harga pangan dan mengendalikan inflasi di Kota Palu. Polresta Palu berharap dengan tersedianya bahan pokok murah, daya beli masyarakat dapat terjaga.
“Gerakan ini bukan hanya sekadar bantuan sesaat, tapi juga bagian dari program jangka panjang yang akan kami dorong bersama pemerintah daerah dan stakeholder lainnya,” kata Kapolresta.
Rencana Berkelanjutan
Jika kegiatan ini berjalan lancar dan mendapatkan respons positif, Polresta Palu berencana mengadakan GPM secara rutin di berbagai kecamatan. Dengan demikian, manfaatnya bisa dirasakan lebih merata, terutama bagi masyarakat di wilayah pinggiran kota.
“Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat, tidak hanya di bidang keamanan, tetapi juga dalam hal mendukung kesejahteraan,” tutup Rony.







