Wabup Morowali Hadiri Apel Gelar Pasukan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi 2025

oleh -540 Dilihat
oleh

Ruang Palu — Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, menghadiri Apel Gelar Pasukan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Tahun 2025 yang digelar di Markas Komando (Mako) Polres Morowali, Selasa (5/11/2025).

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Morowali, Kompol Awaluddin Rahman, dan diikuti oleh personel gabungan dari berbagai instansi, meliputi TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Kesehatan, Basarnas, Palang Merah Indonesia (PMI), serta Relawan Tangguh Bencana.

Kegiatan apel ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang yang dapat terjadi sewaktu-waktu di wilayah Kabupaten Morowali, terutama memasuki musim penghujan yang diprediksi berlangsung intens mulai November.

Dalam amanatnya yang dibacakan oleh Wakapolres Morowali, disampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat guna mewujudkan respon cepat dan terkoordinasi saat terjadi bencana.

“Apel gelar pasukan ini adalah bukti nyata komitmen bersama seluruh unsur untuk siap siaga menghadapi ancaman bencana. Kesiapsiagaan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat,” ujar Kompol Awaluddin Rahman dalam sambutannya.

Sementara itu, Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, dalam kesempatan tersebut mengapresiasi sinergi antarinstansi dalam memperkuat sistem tanggap darurat di daerah. Ia menekankan pentingnya koordinasi dan komunikasi cepat antarposko siaga bencana, terutama di wilayah-wilayah rawan seperti Bungku Barat, Bahodopi, dan Menui Kepulauan.

“Pemerintah daerah berkomitmen mendukung penuh kesiapsiagaan ini dengan memperkuat peralatan, logistik, dan pelatihan bagi relawan di setiap kecamatan. Kita ingin memastikan bahwa penanganan bencana berjalan cepat, tepat, dan terukur,” tegasnya.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan peralatan dan kendaraan operasional milik masing-masing instansi, termasuk mobil tangki pemadam, perahu karet, alat komunikasi darurat, serta perlengkapan evakuasi. BPBD Morowali juga melakukan simulasi singkat evakuasi banjir untuk memastikan kesiapan personel di lapangan.

Apel tanggap darurat ini diharapkan dapat menjadi momentum memperkuat kesadaran mitigasi bencana di Morowali, sekaligus mengantisipasi potensi cuaca ekstrem akibat fenomena La Niña yang diperkirakan berdampak di sebagian wilayah Sulawesi Tengah.

Shoppe Mall

No More Posts Available.

No more pages to load.