Palu – Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Perdagangan kini mulai menggencarkan operasi pasar murah di sejumlah titik strategis. Langkah ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok yang biasanya mengalami kenaikan menjelang bulan suci Ramadan. Selain itu, pemerintah ingin memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat dapat menjangkau harga kebutuhan pangan dengan lebih mudah dan murah.
Menjaga Stok Pangan dan Stabilitas Harga
Pada awalnya, banyak warga mulai mengeluhkan kenaikan harga beras dan minyak goreng di pasar tradisional setempat. Oleh karena itu, petugas segera mendistribusikan ribuan paket sembako murah guna meredam lonjakan harga yang terlalu tinggi. Meskipun permintaan pasar terus meningkat, namun pemerintah menjamin bahwa stok pangan di gudang Bulog masih sangat mencukupi hingga lebaran nanti.
Baca juga:Kantah Palu Raih 3 Penghargaan di Rakerda BPN Sulteng 2026
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Harga-Masih-Fluktuatif-Menjelang-Ramadan-dan-Idul-Fitri-2026.jpg)
Kemudian, operasi pasar ini juga melibatkan berbagai distributor besar untuk menyalurkan barang kebutuhan pokok secara langsung kepada konsumen. Sebab, kehadiran rantai distribusi yang lebih pendek akan menekan harga jual akhir di tangan masyarakat luas. Sehingga, warga tidak perlu merasa khawatir akan kelangkaan barang saat menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh.
Pengawasan Ketat terhadap Penimbunan Barang
Selanjutnya, Satgas Pangan Kota Palu memperketat pengawasan terhadap gudang-gudang penyimpanan milik oknum pedagang nakal. Sebab, tindakan penimbunan barang secara sengaja dapat merusak skema harga yang telah pemerintah tetapkan secara resmi. Oleh sebab itu, aparat keamanan tidak akan ragu memberikan sanksi tegas bagi siapa saja yang terbukti mempermainkan harga pasar.
Saat ini, antrean warga terlihat sangat tertib saat mengikuti program pasar murah yang berlangsung di kantor-kantor kecamatan. Bahkan, petugas tetap mengedepankan pelayanan yang cepat agar tidak terjadi penumpukan kerumunan yang mengganggu kenyamanan publik. Sebagai tambahan, pemerintah juga merencanakan jadwal operasi pasar keliling guna menjangkau pemukiman warga yang berada di wilayah pinggiran kota.
Harapan untuk Kesejahteraan Warga Palu
Sebagai kesimpulan, operasi pasar murah ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan rakyat kecil. Di sisi lain, Wali Kota meminta para pedagang untuk tetap mengedepankan etika bisnis yang sehat selama masa bulan Ramadan. Akhirnya, melalui kerja keras semua pihak, stabilitas ekonomi di Kota Palu akan tetap terjaga dengan sangat baik hingga hari kemenangan tiba.





