Ruang Palu – Lapas Palu Kembali Memulai Program Pembelajaran Kejar Paket Tahun Ajaran 2025/2026 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Palu kembali menggelar program pendidikan kesetaraan atau kejar paket bagi warga binaan untuk tahun ajaran 2025/2026. Program ini menjadi salah satu bentuk pembinaan yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) para narapidana selama menjalani masa hukuman.
baca juga:Sejak RSBI Dihapus, SMP Madani Palu Tetap Jaga Prestasi Siswa
Pendidikan Sebagai Hak Dasar
Kalapas Palu, (…) menegaskan bahwa pendidikan adalah hak setiap warga negara, termasuk mereka yang sedang menjalani pembinaan di dalam lapas. Melalui program kejar paket, diharapkan warga binaan tidak hanya mengisi waktu dengan kegiatan positif, tetapi juga memperoleh bekal keterampilan dan ijazah yang bisa dimanfaatkan setelah bebas.
“Program ini adalah bagian dari pemenuhan hak dasar warga binaan. Kami ingin mereka tetap punya kesempatan melanjutkan pendidikan, meski berada di balik jeruji,” ujarnya, Kamis (…).
Bekerja Sama dengan PKBM dan Dinas Pendidikan
Para tutor berasal dari tenaga pendidik yang berpengalaman mengajar program kesetaraan, mulai dari Paket A (setara SD), Paket B (setara SMP), hingga Paket C (setara SMA).
Antusiasme Warga Binaan
Program kejar paket di selalu mendapat respons positif dari warga binaan. Tahun ajaran 2025/2026 ini tercatat puluhan narapidana mendaftar untuk mengikuti pembelajaran, baik yang baru memulai maupun yang melanjutkan dari jenjang sebelumnya.
“Saya ingin melanjutkan sekolah yang dulu sempat putus. Semoga dengan ijazah ini nanti saya bisa cari kerja setelah bebas,” kata salah satu peserta didik di Lapas Palu.
Mendorong Reintegrasi Sosial
Pendidikan menjadi salah satu strategi penting untuk mencegah residivisme atau pengulangan tindak pidana.
“Kami percaya, melalui pendidikan, para warga binaan akan memiliki masa depan yang lebih baik. Mereka bisa mandiri, punya skill, dan tidak lagi mengulangi kesalahan,” tambah Kalapas.
Harapan Ke Depan
Dinas Pendidikan Kota mengapresiasi langkah dalam menyelenggarakan pendidikan kesetaraan.
“Pendidikan tidak boleh berhenti, di manapun tempatnya. Kami mendukung penuh agar program kejar paket di berjalan optimal,” kata perwakilan Dinas Pendidikan.






